Archive for December, 2006

All about my mother

Friday, December 22nd, 2006

All about my mother…

*     Orang yang tak pernah mengeluh sejak mengandung, melahirkan dan membesarkanku hingga sekarang

*     yang paling banyak berkorban untukku

*     yang tak pernah melewatkan sedetik pun untuk memikirkanku

*     yang selalu berbinar bangga meliht perkembanganku

*     yang memanjatkan doa untukku siang dan malam

*     yang paling peka tentang apa yang terjadi padaku, meski aku tak memberitahunya

*     yang memberi motivasi dan dukungan, saat aku terjatuh

*     yang tersenyum gembira bersamaku, saat aku bahagia

*     yang mengajariku tentang berjuang dan berusaha

*     yang mengajariku tentang pengorbanan dan keikhlasan

*     yang paling berpengaruh dalam hidupku

*     yang mencurahkan cintanya yang tak terhingga untukku

*     yang selalu berkata padaku ”kamu pasti bisa”

Deretan daftar di atas, memang belum semuanya kutuliskan, masih banyak lagi hal istimewa yang telah di lakukannya untukku.

Aku meneteskan air mata saat berpikir, aku takkan sanggup membalas semua itu. Tapi melihat tatapannya yang begitu sejuk dan penuh kasih sayang, seolah ia pun berkata ”Kau tak perlu membalas apa-apa untukku..”

Sebuah ketulusan dari seorang ibu…telah mengantarkanku menjadi seperti sekarang…

Ya Allah…

Berilah balasan yang sebaik-baiknya pada ibu

atas didikannya padaku

atas kasih sayang yang dilimpahkan untukku

peliharalah ibu seperti ia memeliharaku

Apa saja gangguan yang ia rasakan

atas kesusahan yang diderita karena aku

atas hilangnya hak nya karena perbuatanku

jadikanlah itu semua

penyebab rontok dosa-dosanya

dan meninggi kedudukannya di hadapanMu

dan bertambahnya pahala kebaikannya dengan perkenanMu

Friday, December 22nd, 2006

"Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia. Dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan perkataan "ah", dan janganlah kamu membentak mereka. Dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia." (QS. Al-Isra: 23).

Dari Abu Hurairah, dia berkata, telah datang kepada Rasulullah saw, seorang laki-laki lalu bertanya:, "Wahai Rasulullah, siapakah yang lebih berhak untuk saya pergauli dengan baik?" Beliau menjawab, "Ibumu" dia bertanya lagi, "Kemudian siapa?" Beliau menjawab, "Ibumu" dia bertanya lagi, "Kemudian siapa?" Beliau menjawab, "Ibumu" dia bertanya lagi, "Kemudian siapa?" Beliau menjawab, "Ayahmu". (HR Muslim)

Tuesday, December 12th, 2006

aku jadi kepikiran, waktu nulis sebuah pertanyaan di blog, pertanyaan itu berbunyi, Kapan aku istirahat?? Beberapa hari kemudian, aku baru sadar (walaupun sadarnya karena abis denger tausiyah).

Istirahat seorang muslim adalah saat dia sholat, bermunajat padanya…(kalo yang ini abis baca comment-nya sitenk)…ya seandainya aku bisa benar2 bisa beristirahat pada saat itu…Mungkin kelelahan dan kepenatan akan lenyap seketika

Aku pun sadar, siapa aku di hadapanNya..??aku hanyalah seorang hamba, yang telah dipenuhi segala kebutuhannya…yang telah diberikan segala kemurahanNya. Yang bahkan masih diberi kehidupan kehidupan sampai sekarang. Lalu apa aku pantas protes, kapan aku istirahat?? Astagfirullah..memang apa yang telah kulakukan untukNya, sampai berpikiran seperti itu…Sadarlah wahai diri…jangan merasa bangga karena telah melakukan banyak hal, karena semua yang telah kulakukan, tidak sebanding dengan yang yang dilakukanNya…

                                                           Sebuah nasehat untuk diri sendiri

Monday, December 11th, 2006

The best of you is the most cotributing for people…

"Yang terbaik di antara kamu adalah yang bisa memberikan manfaat bagi umat"…

Kalimat di atas seringkali memberikan semangat baru padaku, saat tubuh merasa lelah dan jenuh dengan segala aktifitas. Memotivasi untuk selalu menjadi yang terbaik, tapi bukan terbaik untuk diri sendiri, melainkan berkontribusi untuk orang lain…

Terlalu idealis memang, padahal seringkali kita dikalahkan oleh ego pribadi, berbuat sebanyak-banyaknya untuk melejitkan diri sendiri, membiarkan orang lain tetap berada di bawah kita…

Ingin ku menyadarkan diri sendiri, bahkan orang lain jika bisa…Bahwa kita tidak akan bisa hebat jika sendirian. Sekalipun kita mendapatkan sesuatu dengan hasil keringat sendiri, tapi tanpa campur tangan orang lain..kita tak akan bisa menikmatinya…

Berpikir dan berbuat diri sendiri hanya akan melahirkan kelelahan tanpa kepuasan, karena memang tidak akan pernah puas…Tapi berbuat untuk orang lain, walaupun sedikit…akan membuat diri lebih berarti…

Alhamdulillah

Wednesday, December 6th, 2006

Alhamdulillahirobbil’alamin…
Segala puji syukur hanya akan kupersembahkan pada Sang pemilik hamba…Allahu Rabbul Izzati.
Hari ini aku agak sedikit bernafas lega. Kemarin pagi, aku berhasil dinyatakan lulus dalam seminar KP, meski sebelumnya sang dosen penguji berhasil membuatku berkeringat dingin saat mendengar pertanyaan2 yang sangat menyudutkan. Terima kasih Pak Dosen, Anda-anda sekalian memberikanku pelajaran yang sangat berharga..
Subhanallah, kalo mau flash back perjalananku untuk mata kuliah KP yang hanya 2 SKS ini, di dalamnya aku menemukan banyak sekali hal, tentang hikmah dan hakikat kehidupan…Terlalu berlebihan ya..??Nggak juga, karena aku memang benar2 merasakannya. Aku telah belajar akan banyak hal. Suatu saat aku akan menceritakannya…Aku yakin banyak orang lain yang juga merasakan hal yang sama saat2 tertentu dalam hidup mereka.